Senin, Mei 29, 2017

TIPS MEMILIH DAN MERAWAT HAMMOCK




Oleh : Babang Travengler

Akhir-akhir ini Babang lagi demen-demennya jalan-jalan bawa hammock. Sejak diundang dalam event Selangor Hammock Camp akhir 2016 lalu baca disini, Babang jadi kepengen beli juga. Jadilah browsing internet liat-liat dan bandingin merek hammock. Sampai akhirnya nemu dan beli persis seperti yang diinginkan. Harganya lumanyun juga, Rp 777.000 termasuk tali, udah Babang pake 3 bulanan dan sampai sekarang ini puas banget.

Sekarang ini, di toko online dah banyak jual beragam jenis dan merek hammock, mulai dari yang mahal sampai yang murah meriah pun ada. Babang pernah liat ada yang jual hammock Rp 50.000 doang, kalau kualitas Babang gak tau karena belum pernah beli😁. Sebenarnya balik lagi ke diri masing-masing, ada yang dengan harga segitu udah cukup puas, ada juga yang pengen lebih mahal demi keamanan dan kenyamanan. Bukan berarti yang murah gak bagus ya, seperti yang Babang bilang tadi, kembali lagi sama pribadi kita masing-masing. Lagian menurut Babang sih, tentu aja ada penyebab suatu barang menjadi mahal, contohnya menggunakan bahan berkualitas tinggi dan faktor-faktor lain sehingga biaya produksinya naik. Makanya ada peribahasa "harga gak pernah boong", karena ada harga ada kualitas. Ya gak?

bahan membuat hammock

Nah buat Kepoerz yang ada rencana mau beli hammock, Babang ada sedikit saran untuk memilih dan merawat hammock. Tapi sebelum masuk ke topik selanjutnya ada baiknya dulu kita mengenal apa sih hammock itu? Oke, hammock adalah tempat tidur berbentuk ayunan yang terbuat dari kain kuat yang mampu menahan beban orang yang duduk diatasnya, penggunaannya dengan cara menggantung kedua ujungnya seperti ke tiang, pohon atau medium lainnya. menurut sejarah, konon hammock udah mulai digunakan lebih dari 1.000 taun yang lalu oleh Suku Maya dengan menggunakan serat tanaman untuk melindungi diri mereka dari lembabnya tanah, gangguan ular, kalajengking dan binatang berbisa lainnya. Seiring berkembangnya jaman, hammock sekarang udah gak terbuat dari serat tanaman lagi, tapi menggunakan kain khusus yang kuat. Makanya gak heran , sekarang hammock udah jadi benda wajib bagi para pendaki gunung, pecinta camping dan hiking karena kecil, ringan dan mudah digunakan.  

harga hammock tiket to the moon

TIPS MEMILIH HAMMOCK

MODEL

Sebelum membeli hammock, pastiin dulu yang mau make siapa dan kebutuhannya seperti apa. Kalau yang make anak kecil kita bisa beli hammock ukuran kecil atau kids size, kalau yang make orang dewasa dan mau dipake sendirian kita bisa beli hammock single size. Lain lagi kalau hammocknya mau dipake keroyokan ama 2 atau 3 orang kita bisa beli hammock ukuran yang lebih besar seperti double size, king size atau mammock.

BAHAN

Pemilihan bahan penting banget sebelum memutuskan untuk beli hammock, karena menyangkut keamanan dan kenyaman saat dipakai. Pastiin hammock yang akan dibeli terbuat dari bahan yang kuat dan berkualitas, jangan mentang-mentang murah langsung main beli aja. Cek dulu spesifikasi yang tertera pada hammock incaran. Selain itu pastiin bahannya bisa "bernafas" alias memudahkan pertukaran udara, ini penting jika hammock digunakan dalam durasi yang lama seperti  dipake tidur di malam hari. Bahan yang sulit dalam pertukaran udara otomatis membuat tubuh berkeringat sehingga hammock menjadi bau atau bahkan bisa menimbulkan gatal-gatal pada kulit. Rata-rata hammock yang bagus menggunakan bahan parasut nilon yang udah terkenal kuat namun ringan dan memudahkan dalam pertukaran udara.
JAHITAN

Selain bahan, hal penting lainnya yang perlu dicermati adalah jahitan. Saat ini, hammock gak lagi hadir dalam 1 warna namun banyak variasi warna yang menggambungkan beberapa potongan kain beda warna menjadi satu hammock utuh. Amati lagi jahitan yang menyatukan antar kain. Jahitan yang bagus dan kuat adalah yang mempunyai tekstur rapi dan dijahit sebanyak 3 lapisan.

WARNA

Nah kalau ini sebenarnya penting gak penting sih, karena masing-masing kita pasti punya warna kesukaan, jadi kadang gak terlalu peduli yang penting warnanya keren langsung beli.  Jauhi warna gelap seperti hitam, coklat dan kawan-kawan, karena tau sendiri kan warna gelap menyerap panas sehingga pas dipake saat siang hari jadi panas dan gak nyaman. Usahakan hammock yang akan dibeli mempunyai warna cerah seperti kuning, hijau, biru dan lain-lain

TALI DAN BESI PENGAIT

Hal penting terakhir yang sangat perlu diperhatikan adalah tali dan besi pengait. Ingat, menggunakan hammock bisa saja sangat beresiko apalagi jika dilakukan di atas ketinggian atau medan ekstrem lain. Tali pengait yang gak kuat akan mudah putus dan bisa membawa petaka kepada penggunanya. Begitu juga dengan besi pengaitnya. Saat ini, tali pengait terbaik adalah yang bahannya terbuat dari nilon karena selain sanggup menahan beban hingga 450 KG, juga gak mudah sobek dan putus saat terjadi gesekan. Sedangkan untuk besi pengait yang terbukti kuat adalah yang terbuat dari besi atau aluminium alloy.

INTRUKSI DAN GARANSI

Produsen yang berkualitas tentu saja menyertakan informasi penting terkait hammock seperti ukuran dan berat hammock, bahan yang digunakan, batas maksimal beban, ukuran dan bahan tali pengait, dan bahan besi pengait. Selain itu, juga akan disertakan tata cara memasak hammock yang benar beserta gambar yang mudah dipahami bahkan bagi pemula sekalipun. 

Jangan lupakan masalah garansi. Gak lucu kan udah beli mahal-mahal tapi ternyata gak ada garansinya. Yup, sekarang bukan cuma tipi atau mesin cuci yang ada garansu. Produsen hammock terpercaya tentunya memberikan garansi dalam jangka waktu tertentu.

AKSESORIS

Nah, kalo ini menyangkut brand sih, kadang kita pilih hammock merek A, tapi ternyata mereka gak jual aksesoris seperti tali pengait, besi pengait dan aksesoris lainnya. Kebayangkan nanti kita bakalan kesulitan jika gak sengaja ngilangin salah satu bagian hammock tadi. Beda halnya dengan produsen hammock yang benar-benar serius jualan, pastinya mereka juga jual "spare part" dan aksesoris lain seperti tali dan besi pengait, tirai pelindung dari nyamuk dan hammock tarp atau atap hammock. Gimana? udah ada gambaran mau beli hammock yang mana?

Oia, hammock yang Babang beli tipe double hammock yang muat buat 2 orang, merek TTTM / Ticket To The Moon TTTM udah terkenal banget dan dipake bule-bule di luar negri, bisa di cek langsung di akun instagramnya. Alasan Babang beli TTTM pertama karena produk lokal indonesia. Pabriknya sendiri ada di Bali, mulai memproduksi hammock sejak taun 1996, jadi gak usah diragukan lagi pengalamannya dalam dunia perhammockan hehehhe. Alasan kedua yang juga bikin Babang salut yaitu adanya The Ticket To The Moon Foundation yang didirikan oleh TTTM taun 2009 untuk membantu Suku Kodi di Pulau Sumba. Bantuan yang diberikan berupa gedung dan fasilitas sekolah, program pencegahan malaria dan menyediakan akses air bersih. Jadi TTTM ini gak cuma sekadar mikirin jualan trus untung aja, tapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat banyak. Nah bagi Kepoerz yang berada di Indonesia bisa beli disini karena harganya lebih murah. Bandingkan dengan yang Babang beli dengan yang dijual di website resminya, harganya USD$65 atau sekitar Rp. 870.000 alias lebih mahal 93ribuan. Gak heran sih karena websitenya ditujukan untuk pelanggan diluar negri.


TIPS MERAWAT HAMMOCK

Udah punya hammock kesayangan, tentu aja kita pengennya awet dan panjang umur. Agar hammock yang dibeli tahan lama, perhatikan dulu cara perawatannya berikut

SAAT DIPAKAI
  • Gunakan hammock di medan yang aman, jauhkan dari rumput berduri, percikan api dan bebatuan dan benda tajam yang dapat merobek kain
  • Setiap hammock memiliki kemampuan menahan beban yang berbeda, gunakanlah hammock sesuai kapasitasnya. Jika hammock dirancang hanya untuk satu orang, jangan pernah dipake untuk 2 orang, karena berat yang melebihi kemampuannya akan merusak hammock.
  • Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung karena akan sinar matahari dapat menciutkan kain dan memperpendek umur hammock.
  • Sebisa mungkin hindari terkena air hujan karena jika terlalu sering terpapar air hujan akan membuat kain semakin lapuk.

SAAT DICUCI
  • Segera cuci hammock jika kotor saat dipakai.
  • Jangan menggunakan mesin cuci, sangat disarankan menggunakan tangan dengan mengucek secara perlahan-lahan di bagian yang kotor.
  • Usahakan tidak mencuci dengan menggunakan sabun atau detergen, jika kotoran membandel, kita bisa menggunakan sabun yang tidak mengandung soda seperti Shampo untuk mencuci mobil. 
  • Bilas kain hammock beberapa kali sehingga benar-benar bersih karena sabun yang tertinggal bisa membuat kain lapuk.
  • jemur di tempat yang teduh
  • Jika hammock terkena air hujan, jemur dan angin-anginkan di tempat yang teduh untuk menghindari terkena jamur

SAAT DISIMPAN
  • Simpan hammock di tempat yang jauh dari cahaya, kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Jika disimpan dalam waktu yang lama, usahakan setiap 2 minggu untuk digantung ditempat yang teduh lalu diangin-anginkan. 

30 komentar:

  1. Mampir di mari jadi nambah wawasan. Belum punya hammock karena gak yakin kapan bisa dipakai. Namun tulisan Babang lengkap nih sebagai guide intuk membeli hammock

    BalasHapus
  2. aku kalau di rumah gitu juga hemokan. cari inspirasi buat nulis. Seru sih ya. sembari santai gitu. Apalagi di pantai. Pas banget bro!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes, hammock juga ampuh banget buat suka imsomnia kayak Babang. Gak bisa tidur, bisa cobain tidur sambil ayun2 pakai hammock. langsung ngantuk deh hahaa

      Hapus
  3. Ngomong hammock, jadi keinget pertama kali naik hammock kala ke Hutan Pinus, Yogyakarta. Hahahahha. Kita buat tujuh tingkat dan aku naik ke tingkat pertama. Astagfirullah, ternyata berdebar-debar ini jantung. Sekayak sedang di depan dosen penguji hahahha.

    Nice sharing mas. Thank.

    Www.aulaandika.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kalau bikin hammock bertingkat gitu cocok banget tu di foto trus masukin instagram 😎

      Hapus
  4. Wah noted nih tipsnya Babang.. Hammock yg Babang pakai itu asyik banget itu bahan nya. Soalnya aku pernah pakai punya teman sama persis..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nyaman banget dipakai mas πŸ˜‹

      Hapus
  5. harga membawa rupa, kalo yang mahal biasanya cukup awet.. namun semua juga tetap tergantung ke perawatannya.. nice info mas babang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup bener banget, makasi dah mampir mas πŸ™

      Hapus
  6. Ternyata perlu perawatan khusus ya Mas

    BalasHapus
  7. Sekarang lagi musim hammock dimana-mana.
    Tapu harganya 'Lumanyun' juga ya, kirain lebih murah dari itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, kalau mau yg buat santai biasa bisa yg murah meriah mas, tapi kalau serius mau dipake lama yg bermerk jadi pilihan

      Hapus
  8. saya malah sering bertiga ato berempat klo naik hammock hahaaa

    BalasHapus
  9. Kalo saya memilih hammock yg kuat , tdk apa mahal yg pnting awet pakainya :)

    BalasHapus
  10. sama mas, gak papa mahalan tapi puas makenya πŸ‘

    BalasHapus
  11. Beberapa teman punya hammock ini, dan emang harganya murah. Tapi jelas, dibandingkan dengan foto yang babang pake aja udah ketara banget bedanya. Jadi mupeng punya hammock idaman kayak gitu.

    Tipsnya sangat bermanfaat babang. Walaupun aku ngarep ada tips : Merawat Hati yang Terluka juga sih. Uwuwuwu.

    Omnduut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. tips agar hati gak terluka dari Babang : pertahankan kejombloan. yesss hidup jomblohh πŸ˜‚

      Hapus
  12. Kalau sekarang banya hammock di pasaran yang harganya miring, tapi kualitasnya ? ah, mending mahal dikit nggak apa2 yang penting tahan lama :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya mas, sepakat. Biar mahal tapi aman dan puas makenya #toss πŸ€œπŸ€›

      Hapus
  13. Belum punya Hammock sih, kalau pengen make pinjem punya adek :) Btw, ternyata enak tiduran pake hammock, bisa diayun ayun

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, kalau susah tidur, ampuh banget ni dibuai buai pake hammock

      Hapus
  14. Pgn sih ngerasain tidur di hammock :D. Belum pernah soalnya mas.. Mungkin kalo aku jd traveling road trip nanti, aku beli ah, biar kalo ketemu pantai bisa dicoba :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak usah traveling juga kak, bisa beli buat gantung dirumah buat malas-malasan hihi

      Hapus
  15. Salfok gambar terakhir, ahaha...

    Dulu sih seringnya nyewa,,, sekarang ada rencana mau beli juga.. thanks tipsnya btw..

    -Traveler Paruh Waktu-

    BalasHapus
  16. Belum punya hammock, entah mengapa tiap kali berayun ayun di hammock nggak biya nyaman karena takut kejatuhan ulet ... maklum Phobia ulet :) Makanya sampais ekarang nggak beli Hammock ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau phobia ama ulat bisa gantung hammocknya di dalam ruangan kak

      Hapus

πŸ™ Hai salam kenal ya. Matur tengkiuw udah kepoin blog Babang Trav. jangan lupa tinggalin komen ya. Babang pasti berkunjung balik ke blog Kepoerz semua. Komen berisi link langsung Babang hapus ya.

https://www.instagram.com/travengler.id

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search