TERPUKAU DANAU RANAU

Selasa, Januari 31, 2017


Pucuk dicinta ulam pun tiba, harapan Babang Trav di tahun 2017 untuk bisa mengunjungi lebih banyak daerah di Indonesia dikabulkan dengan segera oleh yang Di Atas. Alhamdulillah Babang dapat undangan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Oku Selatan Melalui Blogger pemes Palembang, Abang Haryadi aka OmNduut, untuk menghadiri event Jelajah Alam Serasan Seandan (JASS #6) sekaligus jalan-jalan manja disekitaran Danau Ranau. JASS adalah agenda taunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Oku Selatan, taun ini dimeriahkan oleh 1.554 pembalap yang datang dari berbagi daerah di Indonesia.

Perjalanan ke Danau Ranau dimulai dari Kota Palembang. Selain Babang juga ada Mas Abdullah Blogger dari Bogor, Mas Adit, Mas Maman, mbak Eli, dan Mbak Ira yang juga Blogger dari Palembang. Babang bersama rombongan mengambil mini van Tispa (titisan Sang Pangeran) jurusan Palembang-Muara Dua, ongkos Rp 100.000 per orang, sedangkan dari Muara Dua ke Palembang agak mahal sikit yaitu Rp 110.000. Mobil mulai bergerak jam 7.30 pagi dan berhenti beberapa kali untuk sholat, makan siang dan pipis. Kami sampai di Muara Dua jam 3 sore, mini van ini tujuan terakhirnya berhenti di Loket Tispa Muara Dua, dari Loket ke Danau Ranau kami dijemput oleh pihak panitia acara. 

Selamat pagi Ogan Komering Ulu Selatan, Segar sekali udara disini. Di depan mata ada sawah hijau terbentang luas lengkap dengan gubuk-gubuk kecil dan pohon kelapa di pinggir Danau Ranau. Danau ini terbentuk karena gempa bumi serta letusan gunung vulkanik dan merupakan Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba. Jika Danau Toba punya Pulau Samosir di tengah-tengahnya, Danau Ranau punya Pulau Marisa yang memiliki pemandian air panas. Selain itu bagi teman-teman hiker bisa mendaki gunung seminung karena pemandangan dari puncak gunung ini luar biasa indahnya. Tunggu apa lagi? Ayo ke Ogan Komering Ulu Selatan 😎 ⋅⋅⋅ @mamanisss @adhyt34 @i_hairida @ellysuryani @omnduut @mf_abdullah @dinasbudpar.okus ⋅ ⋅ ⋅ #jass6 #danauranau #PesonaOKUSelatan #PesonaSriwijaya #PesonaIndonesia #WonderfulSriwijaya #WonderfulIndonesia #indonesia #visitindonesia #gunungseminung #gunungseminung1881mdpl #hike #ricefield #travengler_id #traveltoearth #beutifuldestinations #TLpicks #discoverearth #travelgram #travelphotography #BestVacations #wonderful_places #fantasticearth #globelusters #amazing_dreamplaces #ourplanetdaily #vacations #awesomedreamplaces #theglobewanderer
Foto kiriman T R A V E N G L E R (@travengler_id) pada


Ini dia Danau Ranau. Selama ini Babang cuma bisa liat dari internet dan mendengar dari teman-teman traveler. Danau terbesar kedua di Indonesia ini terbentuk dari gempa bumi dahsyat dan letusan gunung berapi yang menghasilkan cekungan besar. Cekungan ini kemudian menjadi muara dari sungai-sungai kecil dan air terjun di sekitarnya. Seketika rasa Lelah karena perjalanan panjang lenyap dengan menikmati panorama indah terpampang nyata di depan mata #alasyahrini. Danau ini diapit oleh bukit-bukit kecil dan lembah, di pinggirannya kita bisa melihat pohon kelapa, hamparan sawah luas nan hijau beserta gubuk petani. Rata-rata penduduk yang tinggal disini bekerja sebagai petani dan menangkap ikan dari danau ini.

Foto kiriman T R A V E N G L E R (@travengler_id) pada


Jika Danau Toba punya Pulau Samosir ditengah-tengahnya, danau ini punya Pulau Marisa yang memiliki pemandian air panas. Bagi Kepoerz yang punya koleksi Panu atau penyakit kulit, Babang sarankan untuk rajin-rajin berendam manja disini karena air hangatnya mengandung  sulfur yang terbukti bagus untuk kecantikan kulit, cling cling cling #iklansabun. Saat Babang kesini kolam air panasnya agak dangkal dan keruh.

Di pinggir kolam pemandian ada banyak ibu-ibu menjual hasil kebun yang ditanam di pulau ini seperti buah alpukat dan sirsak. Hapah !! sirsak? Buah kesukaan Babang ini, langsung deh borong. Soalnya jarang beli karena termasuk buah termahal di Batam selain duren. Asal tau aja, hidup di Batam penuh "pertimbangan" alias apa-apa main timbang. Beli sayur ditimbang, buah ditimbang , kebayang kan mau beli duren aja beratan kulit dan biji daripada isinya . 1 plastik gede dengan 4 ekor sirsak di dalamnya cuma perlu bayar 15 ribu doang, murce banget. Alpukat pun sama, harga perkilo nya cuma 3000 - 5000 aja.

Di Pulau Marisa terdapat sebuah gunung yang dinamakan Gunung Seminung, kata Mas Adit yang sudah pernah 
mendaki, pemandangan dari atas sangatlah kece. Sayangnya mendaki gunung ini gak ada dalam daftar kegiatan kami.
Untuk menyeberang ke Pulau Marisa, kita bisa menyewa kapal kecil yang ada di dermaga dengan jarak tempuh sekitar 30 menit. 

Udah nyampe sini gak afdol yekan rasanya kalo gak mandi, Babang dan teman-teman sewa ban dan berenang di pinggir danau. Babang gak coba mandi air panas karena airnya terlalu hangat, masukin telur ayam kedalam agaknya bisa matang dalam 30 menit. Ngeri juga kalau lagi mandi tiba-tiba "telur" Babang ikutan matang 😂. Mungkin karna belum dibiasakan kali ya makanya jadi kaget kepanasan. Padahal kalo liat pengunjung lain berendam disini pewe banget kayaknya.



Puas berenang kami kembali ke seberang. Agenda selanjutnya adalah mencicipi kuliner khas paling wow emejing disini yaitu Ikan Mujair Kumbang bakar. Babang dan rombongan mampir ke rumah makan Kantin Wisata Danau Ranau yang terletak gak jauh dari pinggir danau. Konon Ikan Mujair Kumbang hanya bisa temukan di Danau Ranau, jadi kalau udah nyampe sini wajib banget pokoknya nyicip. Setelah dibakar, ikan ini dihidangkan dengan lalapan dan 2 jenis sambal dengan rasa dan level pedas yang berbeda. Soal rasa gak usah ditanya ya. maknyus bener.



Nah, bagi Kepoerz yang pengen main ke Danau Ranau, dari pada pinisirin mending langsung atur dari sekarang jadwal kesini, ajak teman-teman atau sodara biar lebih seru. Harga penginapan mulai dari 100.000-200.000 per malam saat low season, kalau mau lebih hemat lagi bisa nginap di rumah penduduk dengan harga 30.000-50.000. Jadi tunggu apa lagi? udah siap terpukau oleh Danau Ranau?

You Might Also Like

35 komentar

  1. Udah lama mupeng ama Danau Ranau.. Kayaknya enak banget buat duduk-duduk sambil ngopi.. Wah harga penginapan di sana juga lumayan murah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tempat dan suasananya mendukung banget kak buat ngopi-ngopi ganteng 😎

      Hapus
  2. Alhamdulillah bisa jalan bareng dengan blogger traveler hitz....

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah bisa jalan bareng dengan blogger traveler hitz....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah bisa kenal Blogger kece marince dari Bogor, take care ya lelaki,panjang umur ngetrip bareng lagi kitah 😉

      Hapus
  4. Mestinya mujair kumbang bakarnya dibawa ke Palembang slruuuppp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia Om Nduut, pasti lemak nian itu eh keburu basi lah ikannya 😂

      Hapus
  5. Duuuuhh, babang jadi curhat deh soal buah-buahan di Batam yang mahal. Asik juga ya disana, penginapan juga muraah, bisalah sesekali jalan kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes eka, apa-apa disini jauh lebih murah, selagi bisa puas2in makan buah hahaha

      Hapus
  6. ya ampun hijaunya menyegarkan mata. Indonesiaku yang indah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak ini baru namanya cuci mata, indah sekali

      Hapus
  7. aku orang Palembang, tapi malah belum pernah ke Danau Ranau yang masuk wilayah Sumsel. Kalau Danau ranau yang ada di wilayah Lampung sudah pernah.. hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada berapa ekor danau ranau mas? Babang taunya yang ini aja

      Hapus
  8. Di danau kek gini paling asik dinikmati pagi-pagi buta sambil nyeruput secangkir kopi panas-panas dan sepiring ubi rebus.. huaaahh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuenak tenan mas, udaranya sejuk cocok banget buat leyeh-leyeh manja

      Hapus
  9. ya Allah danaunya bikin merinding karena saking indahnya, damai deh duduk di situ :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tempatnya cocok buat ngilangin stress kak 😊

      Hapus
  10. Danau Ranau, danau masa kecil. Dulu pernah tinggal di Batumarta, OKU. Danau Ranau juga punyanya OKU dulu. Sejak entah kapan itu OKU dimekarkan. Batumarta masuk OKU Timur, Danau Ranau masuk OKU Selatan.

    BalasHapus
  11. mata saya kok ke foto ikan mujair terus ya... *jadi laper*
    harga penginapannya jg bersahabat, tapi tiket penerbangannya yg gak bersahabat alias mesti nunggu diskon :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. musti rajin-rajin ceki-ceki harga tiket kak, Babang kmren dari Batam-Palembang dapat 300 an pake Citilink

      Hapus
  12. Danau Ranau danau terbesar kedua di Sumatera ini memang ngangenin kak.
    Asik kalau bisa nginep & ngopi pagi di tepinya :)

    BalasHapus
  13. cuma mau bilang "Cakep " untuk view disana... Jadi destinasi tambahan ni kalo ke sumsel lagi

    BalasHapus
  14. selain sama danau ranaunya, terpukau ma mujair bakarnya...

    trims sudah mampir ya babang

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikannya enak pake banget kak, panjang umur mau kesana lagi ☺️

      Hapus
  15. Kangen tempat ini kangen mujair kumbang nya dan itu kak ira yaaa ???

    BalasHapus
  16. wah. cakep bener Mas. Memang ya. Indonesia bener2 luas. Saya jujur, baru pertama kali mendengar nama Danau Ranau. Yang pecah itu menurut saya, ada pulau di tengah2nya: Pulau Marisa yang memiliki pemandian air panas. Ah. nikmat sekali sepertinya kalau bisa piknik keluarga di sini. Alam dapat, refleksi mandi air anget dapat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes banget, Babang juga pirtimikili kesini langsung jatuh cinta, belun puas sebenarnya. panjang umur ada kesempatan mau kesini lagi

      Hapus
  17. Kalau ke Sumsel, pasti saya mentok nya sampai ke Palembang saja. ternyata OKU pesonanya begitu mengagumkan yah. Pengen deh bisa main ke OKU. Foto foto nya keren mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah matur tengkiuw ya mas dah mampir ☺️

      Hapus
  18. Tiap kesana sajiannya pasti ikan bakar

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo Babang gak bakalan bosan asalkan mujair kumbang om ☺️

      Hapus
  19. Sepertinya asyik dan aku belum pernah kesana, salam kenal dan teruslah membuat orang "ngiler" tuk berpergian hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga kak, yesss i will 😂

      Hapus
Facebook   Google+   Instagram   Twitter