MENGINTIP KOPI LUWAK ASLI DI BALI

Sabtu, Mei 07, 2016

kopi luwak bali

Kepoerz yang lagi berkunjung ke Tanah Lot Bali, perlu masukin One Bali Agrowisata sebagai destinasi tambahan sebelum pulang. Jaraknya hanya 10 menit dari Tanah Lot menggunakan  mobil. Di tempat ini ada kafe buat nongki ganteng sambil icip-icip berbagai macam teh, kopi dan minuman lain gratis. Iya gratis.

kopi luwak bali tour

Gak perlu beli tiket karena untuk masuk gak dipungut biaya sama sekali. Di depan gerbang sudah bersiap mbak-mbak syantik menyambut kedatangan pengunjung untuk mengajak berkeliling tempat ini. Mbak nya bercerita bahwa banyak tanaman obat tumbuh disini. Babang kemudian mengikuti langkah kakinya menelusuri jalan setapak mengarah ke cafe yang berada di pinggir sawah.
     kopi luwak bali one agro wisata
Jalan menuju kafe

ada 12 jenis minuman yang disediakan gratis
                                 
                          1.Bali Coffee
                          2.Gingseng Coffee
                          3.Coconut Coffee
                          4.Vanilla Coffee
                          5.Lemon Grass Tea
                          6.Ginger Tea
                          7.Safront Tea
                          8.Rosela Tea
                          9.Red Rice Tea
                         10.Bali Pure Cocoa
                         11.Mangoesteen Peel
                         12.Sweet Potatoes   

kopi luwak bali tester

Ini dia, jangan sewot porsinya cuma seupil, namanya juga icip-icip gratis hahahaha. Kalau belum puas nanti bisa beli yang dalam kemasan untuk dibawa pulang. Satu persatu Babang cobain minuman tester ini, sebagian besar rasanya masih asing dilidah Babang.
   kopi luwak tester

Sesuai judul di atas, tujuan utama Babang kesini untuk lihat langsung proses pembuatan kopi luwak yang "wow emejing ini. Yang penasaran dengan luwak ini dia binatangnya, mirip tupai, gak galak kayak mantan #eh. Buktinya saat Babang elus-elus gak nyakar.
   binatang luwak bali

   binatang luwak bali

Asal mula kopi luwak erat banget kaitannya dengan perkebunan kopi di Indonesia yang diawali oleh Belanda terutama pada pulau Jawa dan Sumatera. Salah satu bibit kopi yang digunakan adalah bibit kopi arabika dari Yaman pemes banget dengan hasil biji kopi besar nan harum. Pada jaman itu masih berlangsung tanam Paksa alias kerja rodi . Belanda melarang  para pekerja perkebunan dan pribumi memetik buah kopi atau mencicipi hasil dari apapun yang telah mereka tanam. Jadilah kopi sebagai minuman konsumsi khusus mereka doang.

Suatu waktu, penjaga perkebun mendapati sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan gak tercerna sama sekali. Penjaga perkebunan kemudian memungut biji kopi dalam kotoran luwak ini lalu dibersihkan, disangrai, ditumbuk dan diseduh dengan air panas. Inilah awal ditemukannya kopi luwak yang pemes akan cita rasa yang tinggi. Pihak Belanda lalu mengetahui kabar kenikmatan kopi aromatik tersebut, dan segera kopi ini menjadi kegemaran baru bagi orang kaya Belanda. Dikarenakan kopi ini langka serta prosesnya gak lazim, maka kopi luwak menjadi kopi dengan harga yang sangat mahal sejak zaman kolonial.
   biji kopi luwak

Proses pembuatan kopi luwak diawali dengan memetik buah kopi yang bewarna merah dan benar-benar segar. Selanjutnya direndam untuk menyortir buah yang busuk. Buah kopi yang baik akan tenggelam di dalam air sementara yang busuk akan mengapung. Kemudian buah tersebut diberikan kepada luwak. Buah kopi yang dimakan akan mengalami fermentasi di dalam lambung luwak dan akan dikeluarkan kembali bersama kotoran. Biji kopi yang didapat dari kotoran luwak dicuci sampai bersih lalu di jemur. Biji kopi yang sudah kering kemudian disangrai (goreng) menggunakan tungku tradisional.
   sangrai kopi luwak

Biji kopi yang sudah di sangrai selanjutnya ditumbuk sampai  halus menggunakan lesung jaman baheula ini.
   kopi luwak tumbuk

Bubuk kopi siap diseduh. oia, untuk mencoba kopi luwak ini gak gratis. Harga setengah cangkir 50 ribu.

   kopi luwak seduh

kafe ini didesain dengan konsep alam terbuka. Persis disampingnya ada hamparan sawah yang luas. Di kiri kanan digantung banyak lukisan karya pelukis Bali.
   cafe kopi luwak bali

Babang datang kesini jam 3 sore, angin berhembus sepoi-sepoi manja. Hampir saja ketiduran saking pewe nya mehehhe.
   kopi luwak cafe

Sejauh mata memandang hanya ada sawah bertingkat dan pohon kelapa.
   kopi luwak bali
   kopi luwak cafe

Menuju pintu keluar kita akan menjumpai semacam gubuk, disana ada etalase memajang semua jenis minuman gratis tadi termasuk kopi luwak dipacking rapi dalam kemasan. Jangan kaget liat banderol harganya. Kopi luwak 500 gram harganya 1 juta lebih, masyaallah...


kopi luwak bali

You Might Also Like

5 komentar

  1. Waaah... cafenya asik banget... Kayaknya aku juga bakal ketiduran deh kalo nongkrong di situ.

    BalasHapus
  2. lempar donk kesini kopi nya pengen tak cobain, katanya kalau mnum kopi ga bisa tidur

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo Babang biasa aja sih,minum kopi tetap juga bikin ngantuk hehehe

      Hapus
  3. let traveler dont ngiler apalagi baper... (woko)

    *kaburrr

    BalasHapus

🙏 Hai salam kenal ya. Matur tengkiuw udah kepoin blog Babang Trav. jangan lupa tinggalin komen ya. Babang pasti berkunjung balik ke blog Kepoerz semua. Komen berisi link langsung Babang hapus ya.

Untuk kerjasama bisa dihubungi lewat email : travengler@gmail.com

Facebook   Google+   Instagram   Twitter